Kanwil Kementerian Agama
Provinsi Kalimantan Tengah


Diunggah hari Kamis tanggal 11-02-2021 08:28:46 WIB

Kakanwil Dari Masa ke Masa



1 H. SAADIYAT 1956 - 1960
2 H. IMRON YUSUF 1960 - 1968
  -
3 H. ANANG HUSEIN 1968 - 1976
  -
4 Drs. H. SYAMSUDDIN THOHIR 1976 - 1989
  -
5 Drs. HM. SALEH HARUN 1989 - 1992
  -
6 Drs. H. SUTARMADI 1992 - 1997
  -
7 Drs. H. ABDUL KHOIR 1997 - 2000
  -
8 Drs. H. MUZAKIR MA`RUF 2000 - 2004
  -
9 Drs. H. ANSHARY 2004 - 2011
  Drs. H. Anshary merupakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah ke-9. Ia memimpin kurang lebih tujuh tahun sejak 2004 hingga 2011.  Pernah menjadi Kepala Bagian Tata Usaha di tahun 2002 hingga menjabat Kepala Kantor Kementerian Agama di Kabupaten Barito Selatan pada 1996 – 1998.  Ia dilantik oleh Menteri Agama Said Agil Husin Al Munawar, Menteri Agama ke-19 di era Kabinet Gotong Royong (2001-2004).
H. Anshary lahir di Barito Kuala, Kalimantan Selatan pada 13 Mei 1954. Ia mengawali pendidikan dasar di tanah kelahirannya di Marabahan hingga tahun 1966.  Pendidikan dilanjutkan ke Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) 4 tahun, lulus 1970 dan PGAN 6 tahun, lulus 1974. Kemudian pendidikan tinggi ditempuh di IAIN Banjarmasin Kalimantan Selatan dengan mengambil program S1 Fakultas Dakwah hingga lulus tahun 1982. Setelah purna tugas pada 2015, H. Anshary menetap di Palangka Raya hingga tutup usia pada tahun 2021.
10 Drs. H. DJAWAHIR TANTOWI, MM 2011 - 2015
  H. Djawahir Tanthowi menjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah sejak 12 Juli 2011 sampai 4 Maret 2015. Jabatan sebelumnya adalah Kepala SubDirektorat Bimbingan dan Penyuluh Agama Islam pada Direktorat Penerangan Agama Islam, Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI. Pria kelahiran Banjarmasin 6 September 1955 ini menjadi ASN Kementerian Agama pada Nopember 1993 dengan jabatan struktural pertama adalah Kepala Subdit Publikasi Dakwah dan Hari Besar Islam, Direktorat Pendais Masyarakat dan Pemberdayaan Masjid pada tahun 2002. Putera dari ulama kharismatik Pahandut, KH. Ahmad Majidi ini pernah mondok di Pesantren Darul Ulum Jombang Jawa Timur. Setelahnya ia menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Qur’an (PTIQ) Fakultas Ushuluddin Jakarta lulus tahun 1980. Pendidikan terakhirnya adalah S2 Manajemen di Universitas Mercu Buana Jakarta. Pernah menulis karya ilmiah  “Unsur-Unsur Manajemen Dalam Al-Qur’an” sekaligus tesis S2 dan pernah diterbitkan oleh penerbit Pustaka Al Husna dan PTIQ. Di dunia pendidikan H Djawahir tercatat pernah mengajar disejumlah sekolah diantaranya MI Al Hidayah Lebak Bulus Jakarta Selatan, MTs dan SMA Darul Maarif Cipete Jaksel, STM Grafika Lebak Bulus, STIT Darma Jakarta, bahkan pernah mengajar di Balai Diklat Keagamaan Ciputat. Keaktifannya di organisasi, dimulai dari Ikatan Pelajar NU (IPNU) Jawa Timur  tahun 1971.  Kemudian sebagai Ketua Komisariat PTIQ pada Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta tahun 1980, Sekretaris I LPTQ Nasional tahun 2000 dan Pembina Forum Komunikasi Da’i Muda Indonesia (FKDMI). Dia juga pernah menjadi pengurus Ikatan Persaudaraan Qari Qariah, Hafizh Hafizhah (IPQOH) nasional.
Kini H Djawahir menikmati masa pensiun di Jakarta dengan kesibukan antara lain menjadi pengurus beberapa lembaga seperti MUI dan FKUB Jakartas Selatan.
11 H. ABDUL HALIM, Lc, MM. 2015 - 2017
  H. Abdul Halim dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada Maret 2015 di Jakarta. Sebelum itu, ia merupakan Kepala Lajnah Pentashihan Mushab Qur’an dan Kepala Biro Administrasi Umum Akademik dan Kemahasiswaan IAIN Pontianak Kalimantan Barat. Ia juga pernah menjadi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2010 - 2014. Pria kelahiran Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalsel, 11 September 1957 ini menempuh pendidikan dasar di SDN Kuripan tahun 1971. Kemudian SLTP Normal Islam Amuntai tahun 1976, dilanjutkan SLTA Al Azhar Buust Kairo Mesir tahun 1981.  Gelar Lc diperoleh di Fakultas Ushuluddin Universitas Al Azhar Kairo Mesir tahun 1986 dan gelar MM diperoleh di STIE Pancasetia Banjarmasin Kalsel tahun 2013. Diluar Kemenag, ia tercatat aktif di Nahdlatul Ulama (NU), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Waket MUI HSU (2004), Wakil Sekretaris MUI Kab Hulu Sungai Utara (HSU) tahun 1999, Dewan Penasehat MUI Kab Balangan (2004), Mubarrat PCNU HSU (1993), Khatib Syuriah PCNU HSU (1998), Rais Syuraih PCNU HSU (2004), dan Pembina LPTQ Balangan.
Terhitung 1 Oktober 2017, H. Abdul Halim mengakhiri masa jabatan sebagai Kakanwil Kemenag Kalteng karena memasuki masa purna tugas sebagai ASN Kemenag. Abdul Halim menikah dengan puteri KH Busra Khalid seorang tokoh agama di Palangka Raya. Sekarang ia menghabiskan masa pensiunnya di tanah kelahirannya, yaitu Kota Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.
12 Drs. H. MASRAWAN, M.Ag. 2017 - 2020
   Pada 22 Desember 2017, H Masrawan dilantik sebagai Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta. Sebelumnya pria kelahiran Sungai Tabuk, 6 April 1967 ini merupakan Kepala Bagian Tata Usaha sejak tahun 2013. Awal karirnya diawali sebagai staf Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas pada 1994. Tiga tahun berselang, dia dipercaya sebagai Kepala KUA disitu hingga tahun 1999.  Setelah itu bapak tiga anak ini dimutasi ke Kantor Departemen Agama Kabupaten Kapuas sebagai Kasubsi Kepenghuluan Seksi Urais.
Tidak berhenti disitu, pada tahun 2003, alumni Syariah IAIN Antasari Banjarmasin ini dipromosikan sebagai Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf. Pasca pembentukan 8 kabupaten baru,  lulusan Filsafat IAIN Banjarmasin 2004 itu ditarik menjadi Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada Kantor Departemen Agama di Kabupaten Pulang Pisau mulai 2006. Perjalanan karir suami Hj Hilaliyah ini kembali berlanjut di tahun 2008, Masrawan dipromosikan ke eselon III sebagai Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Pulang Pisau. Enam tahun menjabat, penerima penghargaan Satyalencana Karya Satya 10 dan 20 tahun dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini akhirnya kembali ke Kapuas sebagai kepala kantor. Mantan Ketua PMII IAIN Banjarmasin ini ditarik ke Kanwil Kemenag Kalteng Oleh Kakanwil Djawahir Tanthowi, untuk mengisi jabatan Kepala Bagian Tata Usaha sampai kepemimpinan Kakanwil H Abdul Halim. Pasca purna tugas pemimipin sebelumnya, Kemenag membuka seleksi terbuka calon pimpinan tertinggi pratama.  Melalui seleksi itu, mantan Waket FUI Pulang Pisau ini terpilih sebagai Kakanwil Kemenag Kalteng.
13 Dr. H. ABDUL RASYID, M.Ag 2020 - 2021
  Tepat 15 September 2020, Menteri Agama RI Jend (Purn) Fachrul Razi melantik secara virtual sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Agama RI.  Salah satu pejabat yang dilantik adalah H. Abd. Rasyid Gandon, sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah. Sementara pejabat lama, H. Masrawan, dilantik menjadi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur. Pria kelahiran Rumpa, Wonomulyo, Polewali Mamasa, Sulawesi Selatan (sekarang Sulawesi Barat) 31 Desember 1962 ini mengawali karir sebagai dosen pada STAIN Manado (sekaranag IAIN Manado) mulai tahun 1990. Selama bertugas di IAIN Alauddin Manado, pria yang pernah melakukan penelitian tentang Asal Mula Masuknya Islam di Sulawesi Utara tahun 1995 ini dipercaya menduduki sejumlah jabatan seperti Sekretaris Jurusan Peradilan Agama Fak syariah, Ketua Jurusan Akhwalusyakhsyiah, dan Ketua Pengelola Pascasarjan (S2) IAIN Alauddin Manado. Pada tahun 2006, mantan aktivis IPNU, PMII, dan KMA-PBS (Keluarga Mahasiswa Alumni Penerima Beasiswa Supersemar) ini pindah ke struktural. Jabatan pertama alumni pasca sarjana Hukum Islam IAIN Walisongo Semarang 1998 ini adalah Kepala Seksi Kurikulum Bidang Mapenda Kanwil Departemen Agama Provinsi Gorontalo. Kemudian pada tahun 2009, lulusan Doktoral UIN Alauddin Makassar tahun 2011 ini dipromosikan menjadi Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Pahuwato Provinsi Gorontalo sampai tahun 2013. Dari Kabupaten Pahuwato, penerima satyalancana karya satya 10, 20, dan 30 tahun ini, dimutasi ke Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo sebagai kepala kantor disana. Kembali ke kampus pada 2016,  alumni Fakultas Syari’ah Jurusan tafsir Hadis IAIN Alauddin Ujung Pandang tahun 1989 ini dipromosikan ke jabatan eselon II sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Sultan Amai Gorontalo. Tak berselang lama, yaitu pada 2017,  pria yang pernah aktif di PWNU Sulawesi Utara sebagai wakil Rois Aam dan Mustasyar  ini ditarik ke Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Utara sebagai kepala kantor disitu. Dari Sulawesi Utara, mantan Wakil Khatib Syuriah PWNU Gorontalo ini hijrah ke Provinsi Kalimantan Tengah sebagai Kepala Kanwil Kemenag Kalteng mulai September 2020. Pada 6 Juli 2021, Abd Rasyid melakukan serah terima jabatan Kakanwil Kemenag Kalteng dengan Noor Fahmi. Pasalnya ia ditugaskan sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan di UIN Raden Fatah, Palembang hingga purna tugas.
14 Dr. H. NOOR FAHMI, MM. 2021 - 2025
  Tampuk kepemimpinan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah berganti. Hal itu menyusul dilakukannya pelantikan pejabat eselon II oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Selasa 6 Juli 2021. Pejabat Kakanwil Kemenag Kalteng sebelumnya, Abd Rasyid, diberi amanah baru sebagai Kepala Biro AUAK di UIN Raden Fatah, Palembang, Sumatera Selatan. Posisi yang ditinggalkannya diisi oleh Noor Fahmi, yang sebelumnya sebagai Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan. H  Noor Fahmi lahir di Hukai, Hulu Sungai Utara pada 1 Maret 1965. Ia menempuh pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Negeri Hukai lulus tahun 1980, Madrasah Tsanawiyah Negeri Amuntai lulus ahun 1983, Pendidikan Guru Agama Negeri di Amuntai lulus tahun 1986, Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Antasari di Banjarmasin lulus ahun 1990 dan terakhir Magister Manajemen Universitas Narotama di Surabaya lulus tahun 2002. Noor Fahmi mengawali karir ASN Kemenag sebagai Guru Pertama Madrasah Tsanawiyah Negeri di Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan pada tahun 1998, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri Model Panyiuran Hulu Sungai Utara pada tahun 2002, Kepala Seksi Mapenda Kantor Departemen Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara pada tahun 2005, Kepala Seksi Seksi Penyelenggaraan Haji Dan Umroh pada tahun 2010, Kepala Bidang Mapenda Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2011, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2012 dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2016. Setelah menjabat kurang lebih lima tahun di Kalteng, pria yang pernah mengajar mata kuliah Ilmu Pendidikan di STAI Rakha Amuntai ini memasuki batas usia pensiun terhitung mulai 1 April 2025.
15 HM. YUSI ABDHIAN, M.HI. 2025 - Sekarang
  Setelah 6 bulan dipimpin seorang pelaksana tugas, akhirnya Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah memiliki kepala kantor definitip. Bukan pejabat dari luar, orang yang dilantik Menteri Agama Nasaruddin Umar pada 14 November 2025 di Jakarta adalah Kepala Bidang Bimas Islam, H Muhammad Yusi Abdhian. Jauh sebelumnya, pria kelahiran Pelaihari 17 September 1971 itu pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Barito Utara. Sedangkan jabatan lain yang pernah disandang antara lain, Kepala Seksi Pendidikan Alqur`an & Pemberdayaan Masjid, Kasi Pendidikan Keagamaan & Salafiyah, Kasi Bimbingan Jamaah & Petugas, Kasi Pengelolaan Keuangan Haji, Kasi Pembinaan Haji & Umrah, Kasi Pondok Pesantren, dan Kasi Pondok Pesantren & Ma`had Aly. Suami dari Hj Salasiah ini masuk sebagai ASN Kemenag pada 1994 dengan penugasan pertama di KUA pada Kabupaten Barito Selatan. Selain kesibukan di Kemenag, alumni Diklat Pentashih Mushaf Qur`an 2005 ini juga aktif di Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an (LPTQ) Kalteng dan pengurus Masjid Raya Darussalam. Penerima Satyalancana Karya Satya 20 tahun ini menempuh pendidikan mulai dari SDN Nusa Indah NI 1276 (1984), MTsN Gambut II (1987), dan MAN Martapura (1990). Setelah menyelesaikan jenjang menengah, pendidikan tinggi dilanjutkan ke Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palangka Raya lulus 2003 dan Pascasarjana Filsafat Hukum Islam Institut Agama Islam (IAIN) Antasari Banjarmasin hingga meraih gelar Magister Hukum Islam (MHI) pada 2012.


Telah Dibaca 1891 kali,
Bagikan Halaman Ini