Sistem Informasi Manajemen
Bimas Buddha


LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Kamis tanggal 20-08-2020 22:39:14 WIB

Peringati HUT ke-75 RI, Bimas Buddha Gelar Syukuran Sekaligus Pembinaan



Palangka Raya (Humas) Bimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan pembinaan kepada umat Buddha Desa Pager Kecamatan Rakumpit, Kamis (19/08). Pembinaan sekaligus syukuran hari ulang tahun ke-74 Republik Indonesia itu digelar di Vihara Brahma Vajra.

Dengan mengenakan ikat kepala merah putih, Pembimas Buddha Partiyem bersama belasan umat Buddha Desa Pager mengarak tumpeng sejauh 300 meter dari rumah seorang umat Buddha menuju Vihara Brahma Vajra. Tumpeng berisi nasi kerucut, hasil bumi, dan jajan pasar itu sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah dinikmati bersama.

Syukuran juga bertepatan waktunya dengan malam 1 Suro (tahun baru jawa), mengingat hampir semua umat Buddha yang ada di Pager adalah suku Jawa yang sudah lama menetap di daerah tersebut. Hal itu sejalan dengan salah satu fungsi Bimas Buddha dalam memberikan bimbingan sosial budaya, dalam rangka menjaga dan melestarikan adat budaya leluhur. 

Dalam pembinaannya, Partiyem mengajak umat Buddha agar selalu mengingat, mengenang, dan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan materi, jiwa, dan raga demi merebut kemerdekaan. 

“Jas merah, jangan melupakan sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu menghargai jasa para pahlawanya," tandasnya.

Ia mengungkapkan, perjuangan bangsa Indonesia sampai saat ini masih belum berakhir, yaitu melaksanakan dan mewujudkan amanat pembukaan UUD 1945. "Sebagai anak bangsa kita harus produktif dan aktif ikut dalam perjuangan mensejahterakan kehidupan bangsa," tegasnya.

Menurutnya perjuangan sekarang tentu berbeda dengan perjuangan yang dilakukan oleh para pendahulu. "Berbeda dalam bentuk, cara, dan dimensinya, namun sama dalam semangat, kegigihan, kebersamaan, dan kegotong royongan”, terangnya. 

Ditengah kondisi New Normal pandemi virus Corona saat ini, Partiyem mengingatkan umat Buddha agar tetap produktif dengan tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19. "Ini juga sebagai bentuk peran aktif kita dalam mengisi kemerdekaan demi kemajuan bangsa negara," kata Partiyem.  (Teguh)



Berita Populer








Berita Terkait




Telah Dibaca 79 kali,
Bagikan Halaman Ini