Sistem Informasi Manajemen
Bimas Buddha


LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Rabu tanggal 15-01-2020 19:53:47 WIB

Bagikan SK, Ini Pesan Kakanwil untuk Penyuluh Agama Buddha



Palangka Raya (Inmas) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kanwil Kemenag Kalteng menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan penyuluh agama Buddha non PNS di lingkungan Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (15/1/2020) siang.

SK diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, H. Masrawan disaksikan Pembimas Buddha, Partiyem di aula Lt2 Kanwil Kemenag Kalteng Jln. Brigjen Katamso Palangka Raya.

Dalam arahan, Kakanwil berpesan agar para penyuluh agama Buddha yang dinyatakan lulus seleksi dan mendapatkan SK untuk terus bersyukur, karena dari sekian banyak pendaftar merekalah yang diterima.

“Walapun insentif yang diterima nantinya tidak seberapa dan belum sebanding dengan beban kerja bapak ibu, namun tetaplah bersyukur. Karena ini kesempatan emas untuk mengabdi mengembangkan agama Buddha di Kalteng,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, H. Masrawan juga berpesan agar para penyuluh dalam memberikan bimbingan menggunakan bahasa agama yang lembut, penuh kesantunan dan kasih sayang serta menjauhi ujaran kebencian dan provokasi agar kerukunan di Bumi Tambun Bungai tetap terjaga baik.

“Sampaikan pesan-pesan pembangunan dengan bahasa agama yang lembut, santun dan penuh rasa persaudaraan sehingga persatuan, kesatuan dan kerukunan diantara umat beragama di Kalteng semakin kokoh,” ucapnya.

Selain memberikan pencerahaan spiritual, lanjut Kakanwil, penyuluh agama juga berkewajiban menjaga kerukunan dan kondusifitas Kalteng. Karena itu sebagai panutan umat penyuluh agama hendaknya bisa merangkul umat agar menerapkan sikap moderat dalam beragama. 

“Terus sebarkan pesan-pesan moderasi beragama agar tidak tumbuh radikalisme yang akan mengancam kerukunan kita. Gunakan media sosial secara bijak jangan memprovokasi ataupun menyebarkan berita-berita hoax yang akan mengancam kerukunan kita,” ucapnya.

Sementara Pembimas Buddha, Partiyem melaporkan, jumlah penyuluh agama Buddha non PNS yang dinyatakan lulus tes tertulis dan wawancara berjumlah 20 orang. Kendati jumlah itu sangat jauh dari usulan yaitu 55 orang, namun seleksi tetap dilakukan sesuai petunjuk teknis dari Ditjen Bimas Buddha sehingga betul-betul berkualitas.

“Selamat bergabung di Kementerian Agama, mari mengabdi dengan tulus dan iklas untuk umat, untuk agama kita. Kami berharap bapak ibu bisa bekerja dengan baik dan tertib administrasi, kendati insentif bapak ibu nantinya belum memadai,” ucapnya. (rahmat fauzi)



Berita Populer








Berita Terkait




Telah Dibaca 117 kali,
Bagikan Halaman Ini