Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Sukamara



  LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Sabtu tanggal 16-10-2021 10:21:26 WIB

Isi Tausiah pada Maulid Nabi, H. Misbah Menekankan 4 Sifat Rasulullah yang Harus Diteladani



Sukamara (Humas) H. Misbah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukamara  pada bulan Rabiul Awwal atau bulan Maulid mengisi ceramah agama undangan dari Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Sukamara bertempat di Surau Baitus Syakur, Jum’at (15/10).

H. Misbah mengisi ceramahnya di Surau Baitus Syakur. Surau yang terletak dan milik MTs N 1 Sukamara itu mengadakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, selain dihadiri Kepala Kemenag sekaligus memberikan tausiyahnya, dihadiri pula oleh Kasi Pendis, Dewan Guru dan siswa Mts N 1 Sukamara. 

Dalam tausiyahnya Kepala Kemenag banyak mengupas kehidupan Rasulullah SAW dari mulai remaja, dewasa hingga diutus menjadi nabi dan rasul. Beliau mengatakan barang siapa yang bershalawat kepada nabi satu kali maka Allah akan membalasnya berlipat kali. Untuk itu dirinya mengajak segenap yang hadir pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk banyak bershalawat kepada nabi dimana saja dan kapan saja.

H. Misbah mengutip ayat Alqur`an, sungguh telah ada dalam diri Rasululullah itu Uswatun Hasanah. Untuk mendapatkan seperti yang ada dalam diri Rasulullah ungkap H. Misbah ada dua syaratnya. Pertama liman kana yarjullaha walyaumal akhir, kedua selalu mengingat Allah dengan berzikir lisan dan hati, sembari menjelaskan maksud dari ayat tersebut satu persatu.

Selain itu, H. Misbah juga menerangkan shalat yang dimaksud dengan khusyu. Ia berpesan agar jangan meninggalkan kewajiban yang satu ini yakni shalat. Ia juga banyak mengingatkan jamaah akan mengalami kematian yang pasti. Dirinya juga berharap didalam majelis ini semuanya mendapat kematian yang khusnul khatimah. H. Misbah mengajak para jamaah untuk banyak beristighfar, memintakan ampunan kepada Allah baik untuk diri, keluarga dan orang lain yang pernah kita sakiti.

Rasul bertugas sebagai pemberi petunjuk, pembawa kabar gembira, dan peringatan kepada umat manusia. Tentu saja tugas seperti ini tidak mudah dijalankan oleh seorang manusia biasa. Meskipun para rasul itu adalah seorang manusia pada umumnya, tetapi sebagai manusia pilihan Allah SWT, rasul memiliki sifat-sifat yang melekat pada dirinya.

Sifat-sifat ini sebagai bentuk kebenaran seorang rasul. Sifat-sifat rasul ini patut dicontoh oleh kita, sebagai umatnya. Sifat ini disebut dengan sifat wajib bagi rasul.

1. Shidiq 

Shidiq artinya selalu benar. Para rasul selalu berkata yang benar, baik benar dalam menyampaikan wahyu yang bersumber dari Allah SWT, maupun benar dalam perkataan-perkataan yang berhubungan dengan persoalan keduniaan.

2. Amanah 

Amanah artinya dapat dipercaya. Para rasul senantiasa menjalankan tugas kenabiannya sesuai dengan tugas yang diberikan Allah SWT. kepadanya.

Demi terlaksananya tugas itu, mereka selalu menjaga jiwa dan raganya dari perbuatan-perbuatan dosa sehingga kepercayaan umat manusia terhadap dirinya senantiasa terjaga.

3. Tabligh 

Tabligh artinya menyampaikan perintah dan larangan, yaitu rasul selalu menyampaikan wahyu. Tidak ada satu pun ayat yang disembunyikan Nabi Muhammad saw dan tidak disampaikan kepada umatnya.

4. Fathonah 

Fathonah artinya cerdas. Maksudnya para rasul memiliki kecerdasan dalam menjalankan amanah, tugas, dan tanggung jawab sebagai seorang rasul. Mereka mampu memahami persoalan umat sekaligus memberikan jalan keluarnya.

Penulis : Yetno

Editor : Urai



Berita Populer




Berita Terkait




Telah Dibaca 37 kali,
Bagikan Halaman Ini