Kanwil Kementerian Agama
Provinsi Kalimantan Tengah



  LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Selasa tanggal 12-06-2018 07:32:47 WIB

Sambangi Umat di Pangkoh, Pembimas Buddha Temukan Kondisi Seperti Ini



Pulang Pisau (Inmas) Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah Partiyem beserta sejumlah staf belum lama tadi menyambangi umat Buddha di Pangkoh, Kabupaten Pulang Pisau. Partiyem menemui Romo Suwaris dan keluarganya yang merupakan saksi perkembangan agama Buddha di wilayah setempat.

Romo Suwaris menceritakan, dirinya mengikuti transmigrasi dari Semarang sejak tahun 1970-an. Awalnya, umat Buddha di desa itu mencapai 40 kepala keluarga.

“Namun sekarang tersisa kami sekeluarga saja,” ucap Romo Suwaris yang saat ini berusia 85 tahun.

Sementara bagi istri Romo Suwaris –akrab disapa Mbah Putri – sampai akhir hayat dia akan tetap memeluk agama Buddha. Karena, bagi wanita berusia 80 tahun itu, agama Buddha adalah ‘golek kencono’ yang akan tetap dijaga sampai ajal tiba.

Pertemuan itu bagi Pembimas Buddha Partiyem, membawa banyak inspirasi sekaligus keprihatinan. Pasalnya, kondisi keluarga Romo Suwaris dan vihara di desa setempat sangat memprihatinkan.

“Sama sekali tak pernah terpikirkan dari jangkauan masyarakat Buddha di tanah air bahwa ada umat yang bertahan di Pangkoh dengan kondisinya yang serba terbatas,” ujar Partiyem.

Kondisi vihara yang sudah mulai rapuh dan rusak di hampir semua bangunan menjadi renungan majelis dan umat Buddha di Kalimantan Tengah untuk memberikan dukungan. Bahkan, menurut Partiyem, putra Romo Suwaris yang bernama Widodo meminta adanya bantuan dalam bentuk tenaga yang bisa membimbing Dhamma dan pelayanan kematian atau perkawinan karena keterbatasan pemahaman Dhamma yang dimiliki.

“Saya juga memohon dukungan umat Buddha di seluruh Indonesia kiranya ada umat yang bersedia tinggal di Desa Pangkoh, Kabupaten Pulang Pisau untuk bersama-sama memajukan umat Buddha dan menyelamatkan aset Buddha Dhamma yang sudah ada,” pinta Partiyem. (Ina)



Berita Populer




Berita Terkait




Telah Dibaca 49 kali,
Bagikan Halaman Ini