Tim Irjen Datang, Kakanwil Minta ASN Proaktif

Foto untuk : Tim Irjen Datang, Kakanwil Minta ASN Proaktif

Palangka Raya (Inmas) Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, H Masrawan meminta seluruh ASN utamanya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bendahara dan operator simak BMN proaktif memberikan data-data yang dibutuhkan tim Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama RI selama melakukan reviu di lingkungan Kemenag Kalteng.

“Kita ingin Kalteng kembali menjadi penyumbang opini WTP dalam laporan keuangan Kementerian Agama RI. Karena itu, pendampingan dari tim Irjen harus betul-betul dimanfaatkan agar pelaporan keuangan kita betul-betul baik dan sesuai setandar akuntansi pemerintah,” ucap H. Masrawan saat menyambut tim Irjen di ruang rapat Lt 2 Kanwil Kemenag Kalteng, Jumat (12/1) pagi.

Dikatakan, tim Irjen akan melakukan pendampingan selama 10 hari untuk membantu menganalisis laporan keuangan semester II tahun 2017. “Kami mohon kepada tim Irjen bisa memberikan bimbingan, arahan dan koreksi agar laporan keuangan kita bisa betul-betul sesuai dengan standar laporan keuangan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu kakanwil juga mengungkapkan reviu laporan keuangan semester II sangat penting dalam rangka mempertahankan WTP dan untuk menghadapi pemeriksaan Badan Pemerika Keuangan (BPK) yang kemungkinan akan dilakukan akhir Januari 2018.

Sementara Pengendali Teknis Tim Irjen, Tufatur Rasid mengatakan reviu laporan dilakukan dalam rangka mendapatkan laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi pemerintah.

“Dalam reviu ini, kita akan mencoba menganalisis keseluruhan laporan keuangan, mulai dari neraca, laporan realisasi anggaran, LE, LO, catatan atas laporan keuangan dan lainnya di lingkungan Kanwil Kemenag Kalteng agar kita bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI,” jelasnya.

Sekadar diketahui sesuai surat tugas Irjen Kemenag RI. Nomor 0011/IJ/2018 tanggal 8 Januari 2018, Irjen menurunkan sedikitnya enam auditor untuk melakukan reviu laporan keuangan di lingkungan Kanwil Kemenag Kalteng.

Keenam auditor itu adalah Kusoy selaku penanggungjawab, Tukhfaturrosyid selaku pengendali teknis, Ali Yuddin selaku ketua tim dan tiga anggota masing-masing Feriantin, Novida Astuti dan Edi Sunanto. Tim Irjen akan melakukan reviu selama 10 hari mulai tanggal 11-20 Januari 2018. (rf)