Sambil Terisak, Wulan Lontarkan Harapan Ini untuk Pemerintah Daerah

Foto untuk : Sambil Terisak, Wulan Lontarkan Harapan Ini untuk Pemerintah Daerah

Banda Aceh (Inmas) Wahyu Wulansari, peserta Kalimantan Tengah dalam cabang lomba kreasi busana Pekan Ketrampilan dan Seni (Pentas) Pendidikan Agama Islam (PAI) nasional VIII berhasil lolos ke babak final, Rabu (11/10) malam. Di panggung utama Pentas PAI di Lapangan Sulthanah Shafiatuddin, Wulan mendapatkan satu pertanyaan dari dewan juri sebagai tahap terakhir penilaian pada cabang lomba tersebut.

"Apa yang kamu harapkan dari pemerintah daerah agar perancang muda seperti kamu bisa berkembang dan bisa go international," tanya salah satu juri.

Dengan penuh emosi, Wulan yang merupakan siswi SMA Karya Palangka Raya ini mengatakan bahwa dirinya hanya perlu jalur atau difasilitasi oleh pemerintah daerah agar bakat yang dimilikinya bisa berkembang. Sambil sesekali mengusap air mata yang menetes di pipi, Wulan bercerita tentang belum adanya perhatian dari pemerintah daerah.

"Saya berangkat ke Pentas PAI ini dengan modal nekat demi untuk menyalurkan bakat saya. Saya hanya perlu jalur dari pemerintah daerah agar bakat saya bisa berkembang, karena memang belum ada perhatian dari pemerintah," kata Wulan sambil terisak.

Wulan pun masih terlihat meneteskan air mata ketika sesi tanya jawab tersebut telah usai. Dia bahkan harus mengeringkan air matanya dengan ujung dari busana 'Putri Nyai Balau' yang malam itu membuatnya mampu menyisihkan 24 peserta lain sehingga masuk ke babak final.

Usai lomba Wulan menuturkan, selama ini dirinya merasa belum ada perhatian pemerintah daerah atas bakat-bakat yang dimiliki generasi muda, khususnya dalam hal desain pakaian. Belum ada ajang lokal yang bisa dijadikan sarana pengembangan diri bagi desainer muda.

"Saya sudah membuat beberapa rancangan busana, tapi itu cuma berhenti di sketsa saja. Mau saya produksi nanti tidak tahu mau dijual kemana, mau saya ikutkan lomba juga tidak ada lombanya di Palangka Raya," kata pelajar jurusan multimedia ini. (Gondo)