Juara KSM dan Aksioma Dipastikan Diterima di UIN Tanpa Tes

Foto untuk : Juara KSM dan Aksioma Dipastikan Diterima di UIN Tanpa Tes

Palangka Raya (Inmas) Kerja keras para siswa madrasah Aliyah yang berhasil meraih gelar juara pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Ajang Kompetisi Seni dan Olah Raga Madrasah (Aksioma) tingkat nasional di Yogyakarta baru-baru tadi membuahkan banyak hal membahagiakan bagi mereka. Selain berupa hadiah piala dan uang pembinaan, dua Universitas Islam Negeri (UIN) terkemuka di Indonesia memastikan akan menerima para juara sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi tersebut tanpa tes.

UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta dan UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang adalah dua UIN yang memberikan peluang istimewa bagi juara 1 sampai juara 3 KSM-Aksioma nasional tingkat madrasah Aliyah untuk menjadi mahasiswa baru tanpa tes.

"Ada dua UIN yakni di Yogyakarta dan Malang yang siap menerima para juara 1 sampai juara 3 KSM dan Aksioma nasional tingkat madrasah aliyah sebagai mahasiswa di perguruan tinggi tersebut tanpa tes. Ini yang harus diingat, tanpa tes," kata Kakanwil Kementerian Agama DI Yogyakarta, HM. Lutfi Hamid dalam penutupan KSM-Aksioma di GOR Amongraga.

Sekjen Kementerian Agama RI Nur Syam memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan UIN Suka dan UIN Maliki tersebut. Menurut Nur Syam, kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi tanpa tes merupakan bentuk dukungan bagi pengembangan kualitas para siswa madrasah.

"Ini adalah sebuah hal yang luar biasa dan memang harus dilakukan agar ada keberlangsungan pendidikan siswa madrasah sehingga kualitas generasi kita bisa terus meningkat," kata Nur Syam yang menutup kegiatan KSM-Aksioma.

Dia berharap perguruan tinggi keagamaan Islam negeri lainnya melakukan hal serupa. Dengan begitu, Nur Syam yakin lulusan madrasah nantinya akan menjadi generasi Islami yang mampu memberikan warna bagi kemajuan Indonesia.

"Tidak menutup kemungkinan dari peserta KSM dan Aksioma tahun ini akan menjadi bupati, gubernur, atau bahkan presiden pada saatnya nanti," ucap Nur Syam. (Faruq)