Ibadah Haji Bukan Untuk Mencari Gelar H

Foto untuk : Ibadah Haji Bukan Untuk Mencari Gelar H

Palangka Raya (Inmas) Selaku pembimbing manasik haji, H. Jumadi Irin berpesan kepada jamaah calon haji untuk meluruskan niat dalam melaksanakan ibadah haji. Nasehat itu ia sampaikan pada Pemantapan Manasik kepada calhaj kloter 10 embarkasi haji antara tahun 1438/2017 di Musholla asrama haji Al Mabrur, Sabtu (12/08) usai pelaksanaan sholat magrib jamak isya berjamaah.

Niatkan ihram untuk haji hanya karena Lillaahi ta'ala. Jangan sampai niat ibadah bergeser menjadi niat untuk piknik, niat untuk pamer dan niat untuk mencari keuntungan duniawi, ucap pensiunan PNS Kanwil Kemenag Kalteng ini. "Ibadah haji bukan agar seseorang mendapat gelar H. didepannya, kalau begitu bila dua kali haji jadi HH dan sampai tiga kali haji lalu jadi HHH," kelakarnya.

Dengan niat yang tulus, InsyaAllah memperoleh haji yang mabrur yang balasannya tak lain adalah surga. Walaupun tidak sampai ke tanah suci karena keburu meninggal di perjalanan, jika niatnya tulus dari rumah maka pahalanya tetap dihitung sebagai haji yang mabrur, terangnya lagi.

Sementara H. Khairuddin Halim menyampaikan kepada jamaah tentang pentingya memastikan ibadah haji yang dilaksanakan itu sah dan diterima Allah.  "Ibadah haji yang sah, InsyaAllah akan menjadi haji yang mabrur dan makbul," ucapnya.

Lantas bagaimana kita bisa mengetahui sah tidaknya ibadah haji kita.  Mantan Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Kalteng ini menjelaskan ibadah yang kita laksanakan itu sah ukurannya adalah jika telah memenuhi rukun dan syaratnya. Oleh karena itu ia berpesan hendaknya petugas haji memiliki daftar ceklist tahapan dalam ibadah haji dan jika ada jamaah yang tidak memenuhi rukunnya, petugas bisa mengingatkan.

Itulah kenapa kegiatan bimbingan manasik haji yang dilaksanakan Kementerian Agama selama beberapa kali sangat penting untuk diikuti jamaah. kegiatan manasik haji dan pemantapan manasik haji itu dilaksanakan agar nantinya semua rukun ibadah haji bisa dilaksanakan jamaah dengan lancar dan benar, jelas pengurus Baznas Provinsi kalteng ini.

Sesi Pemantapan dan Pembinaan Manasik Haji merupakan salah satu rangkaian acara yang diikuti jamaah calhaj selama berada di asrama haji. Setelah pemantapan, jamaah kloter 10 tinggal menjalani pemeriksaan barang bawaan dan selanjutnya mengikuti acara pelepasan. Setelah pelepasan, jamaah akan diantar ke Bandara Tjilik Riwut menggunakan bus dan diterbangkan ke Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin untuk selanjutnya diterbangkan ke Jeddah. (ISP)