Selasa, 24 Desember 2013, 14:09 – Pendidikan Madrasah&RA
Sosialisasi Pembuatan SKP di MAN Model

Palangka Raya (Inmas)  Sehubungan dengan akan diberlakukannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil per-tanggal 1 Januari 2014, beberapa waktu lalu MAN Model mendatangkan Kasubag TU Kemenag Kota Palangka Raya dan Analis Kepegawaian Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalteng guna mensosialisasikan serta memberikan Bimbingan Teknis mengenai pembuatan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada jabatan Struktural dan Fungsional di lingkungan MAN Model Palangka Raya. Acara yang berlangsung di ruangan Multimedia diikuti seluruh PNS pendidik dan tenaga kependidikan di MAN Model Palangka Raya yang berjumlah 54 orang.

Pada kesempatan tersebut, Drs. Misbah, M.Ag selaku kasubag TU Kemenag Kota Palangka Raya memberikan penjelasan mengenai PP No.53/2010  tentang disiplin PNS. Salah satunya berkaitan dengan aturan jam kerja dan ketentuan tidak masuk kerja. “Aturan tentang ketentuan jam kerja dalam PP No.53/2010 dimaksudkan agar PNS senantiasa dituntut keteladanan, kepatutan, menjadi teladan bagi bawahan, dan pembiasaan seorang PNS memulai disiplin dari diri sendiri” jelasnya. “Sementara di sisi lain, hukuman yang diberikan kepada pelanggar peraturan adalah untuk pembiasaan dalam rangka efektifits kerja, dan integrasi Ketaatan bukan karena sanksi” tandasnya menambahkan.

Sementara M. Arfansyah, SH dari Analis Kepegawaian Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Kalteng menjelaskan berbagai hal mengenai teknis pembuatan SKP. “Dalam pembuatan SKP, sebagai PNS harus membuat rincian kegiatan yang dapat dinilai dalam SKP tersebut, yaitu uraian tugas jabatan sehari-hari, tugas tambahan serta menunjukkan uraian kriativitas seorang pegawai”, jelasnya.

Selesai sesi pemaparan materi, dilanjutkan sesi praktek tentang tata cara pengisian sasaran kerja pegawai. Disampikan pula sistem penilaian pola kerja pegawai dan rumus penghitunganya. “setiap kegiatan yang berhubungan dengan tugas pokok PNS harus didokumentasikan, karena setiap progres kerja mempunyai nilai dalam SKP, yang pada akhirnya bermuara pada penilaian DP3 masing masing PNS oleh atasan” tandas Arfansyah menambahkan. Kepala MAN Model Palangka Raya, Dra. Hj. Susilawaty, M.Pd dalam sambutannya mengharapkan agar setelah pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis pembuatan SKP, seluruh PNS MAN Model bisa mengerti dan mempraktekkannya. “kegiatan ini dilaksanakan agar PNS MAN Model Palangka Raya mengerti dan mengetahui peraturan yang berlaku, serta Memahami regulasi pemerintah tentang kinerja pegawai, DP 3 lama ke DP 3 baru” tandas Susilawaty menambahkan. (Khalid)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.057068 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.54
Jumlah pengunjung: 668175
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.