Kamis, 20 Juni 2013 – Kankemenag
Kakanwil: Pengurangan Kuota Haji Masih Dinego

Muara Teweh (Humas) Kakanwil Kemenag Kalteng, Drs. H. Djawahir Tanthowi, MM meminta masyarakat Kalteng tetap tenang terkait informasi pengurangan kuota haji sebesar 20 persen dari Pemerintah Arab Saudi.Pasalnya, pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama RI, H. Suryadharma Ali masih melakukan negosiasi agar Indonesia diberikan dispensasi pemotongan kuota haji menjadi 10 persen atau dibawahnya.“Mari kita berdoa semoga negosiasi bapak H Suryadharama Ali berhasil dan kuota haji Indonesia hanya dikurangi 10 persen atau lebih kecil lagi,” ucap Kakanwil saat membuka rapat kerja (Raker) Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara di Muara Teweh, kemarin. Diungkapkan Kakanwil, pemotongan kuota 20 persen pada musim haji tahun 2013 merupakan kebijakan Raja Arab Saudi yang diberlakukan bagi seluruh negara. Kebijakan itu dikeluarkan karena adanya renovasi 2000 lebih bangunan di Masjidil Haram.“Memang peluang untuk mendapatkan dispensasi mungkin tidak besar, namun Kementerian Agama telah membuat MoU dengan pihak Kerajaan Arab Saudi bahwa kuota haji Indonesia 2013 sebesar 211 ribu. MoU itu ditandatangi kedua belah pihak pada kisaran Maret atau April lalu,” ucapnya.Namun lanjut Kakanwil, jika nantinya pemotongan kuota 20 persen tetap tidak bisa dihindari, maka mau tidak mau sekitar 270 jamaah haji Kalteng terpaksa ditunda keberangkatannya.“Sesuai informasi Dirjen PHU, jamaah yang akan ditunda keberangkatannya diutamakan mereka yang memiliki resiko tinggi (risti) seperti jamaah usia lanjut atau yang berkursi roda. Ini semua demi keselamatan mereka,” ucapnya.Namun, sambungnya, tidak menutup kemungkinan calon jamaah haji lain dan petugas juga akan dikurangi atau ditunda keberangkatannya.“Kami meminta jamaah haji Kalteng untuk tetap sabar sambil menunggu informasi lebih lanjut dan jika nantinya pengumuman daftar jamaah haji yang ditunda keberangkatannya sudah dikeluarkan Dirjen PHU, kami meminta agar jamaah yang ditunda tetap sabar, karena insya Allah akan diprioritaskan pada tahun berikutnya,” ucap Kakanwil.Sekedar untuk diketahui, setiap tahun Kalimantan Tengah mendapatkan kuota haji sebanyak 1.349 kursi. Jika kebijakan Kerajaan Arab Saudi pengurangan 20 persen dilaksanakan, maka sekitar 270 jamaah terpaksa ditunda keberangkatannya ke Tanah Suci Makkah. (rahmat fauzi)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.017452 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 328914
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.