Sabtu, 15 Juni 2013 –
Raker untuk Pemantapan Program Kemenag Kalteng

Palangkaraya (Humas) Guna memantapkan program kerja tahun 2013, jajaran Kanwil Kemenag Kalteng menggelar rapat kerja (raker) di Hotel Nasa Banjarmasin, Kalsel.Kegiatan itu dilaksanakan mulai Jumat (14/6) malam dibuka oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, Drs. H. Djawahir Tanthowi, MM.Kabag tata usaha selaku ketua panitia, H. Abdul Rahman, MPd melaporkan, raker diikuti 100 peserta terdiri dari Kakanwil selaku pimpinan rapat, Kabid, Kabag TU, Kasubbag dan beberapa pelaksana pada bagian tata usaha. Selain itu rapat juga diikuti seluruh kepala dan Kasubag TU Kemenag kabupaten/kota serta kepala madrasah baik MAN, MTsN dan MIN se-Kalteng.Diungkapkan Rahman, tujuan digelarnya raker tersebut selain untuk pemantapan program juga sebagai wadah untuk melaksanakan evaluasi kinerja organisasi di lingkungan Kanwil Kemenag Kalteng. “Raker ini juga diharapkan bisa menetapkan pelaksanaan kebijakan Kanwil Kemenag Kalteng tahun 2013 sekaligus menetapkan program kerja Kanwil Kemenag Kalteng tahun 2014,” ucapnya.Adapun hasil yang ingin dicapai dalam raker, lanjut mantan Kasubbag Perencanaan ini adalah adanya data/informasi tentang realisasi pelaksanaan program/kegiatan pada setiap satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Kalteng hingga akhir Mei 2013. “Data ini penting sebagai acuan untuk pelaksanaan dan percepatan penyerapan anggaran 2013, mengingat blokir anggaran baru bisa diselesaikan pada awal Juni 2013 kemarin,” ucapnya.Sementara Kakanwil Kemenag Kalteng, Drs. H. Djawahir Tanthowi, MM dalam sambutan mengingatkan setiap saker segera mengoptimalkan serapan anggaran, mengingat blokir bintang DIPA baru terealisasi awal Juni 2013 lalu.“Kita harus berpacu dengan waktu merealisasikan program, mengingat kita sudah memasuki triwulan ketiga. Namun harus tetap mengacu pada aturan sehingga tidak ditemukan persoalan dikemudian hari,” ucap Kakanwil.Diungkapkan Kakanwil, tahun 2013 merupakan tahun yang sulit bagi Kementerian Agama. Selain karena serapan anggaran (DIPA) baru bisa dilaksanakan optimal mulai pertengahan tahun karena persoalan perbintangan, kuota jamaah haji juga mengalami pengurangan sebesar 20 persen dari pemerintah Arab Saudi.“Karena renovasi dua ribu lebih bangunan disekitar Masjidil Haram, maka kuota jamaah haji dunia dikurangi 20 persen termasuk Indonesia. Jadi kuota haji Kalteng akan berkurang sekitar 270 orang lebih. Ini tantangan yang cukup berat,” ucapnya.Namun demikian, Kakanwil meminta agar seluruh aparatur Kementerian Agama Kalteng terus bekerja keras, bekerja cerdas dan ikhlas, sehingga sampai akhir tahun anggaran 2013 program-program pembangunan dilingkungan Kanwil Kemenag Kalteng bisa terlaksana optimal.“Tingkatkan kinerja dan ingat seluruh pejabat di Kemenag Kalteng mulai dari KPA, PPK dan Bendahara harus segera melaporkan harta kekayaannya. Ini merupakan merupakan salah satu bentuk komitmen kita memerangi KKN,” ucapnya. (rahmat fauzi)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.031333 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 323260
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.