Minggu, 9 Juni 2013, 20:07 – Kankemenag
Soal Ramadhan, PNS Kemenag Wajib Taati Keputusan Menteri Agama

Kuala Kapuas (Humas) Perbedaan pentuan awal ramadhan dan syawal diprediksi masih akan terjadi tahun 2013 ini. Karena itu Kakanwil Kemenag Kalteng, Drs. H. Djawahir Tanthowi, MM mengingatkan agar seluruh aparatur Kementerian Agama di Kalteng tetap mengikuti keputusan pemerintah.“PNS Kementerian Agama wajib mematuhi keputusan pemerintah yang dikeluarkan Menteri Agama terkait penetapan awal dan akhir ramadhan. Jadi tidak ada yang puasanya mendahului atau belakangan,” ucap Kakanwil saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kementerian Agama Kabaupaten Kapuas di Hotel Permata Inn, Kuala Kapuas, Minggu (9/6) siang.Dikatakan Kakanwil, penetapan awal dan akhir ramadhan yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Agama sudah melalui proses panjang dan selektif. Selain melakukan hisab dan rukyat di seluruh tanah air, Kementerian Agama juga mengadakan sidang isbat yang diikuti seluruh pimpinan ormas Islam di Indonesia.“Selain pimpinan ormas Islam yang rata-rata keyai, pemerintah melalui Kementerian Agama juga melibatkan para cendikiawan muslim serta ahli ilmu astronomi dan ilmu falak untuk menetapkan awal dan akhir ramadhan,” ucapnya.Pada sidang tersebut, lanjutnya masing-masing pimpinan ormas Islam dan ahli ilmu astronomi serta falak diminta untuk menyampaikan pendapatnya terkait jatuhnya awal dan akhir ramadhan. Setelah diperoleh kesepakatan, seluruh pimpinan ormas Islam akan menandatangani penetapan awal dan akhir ramadhan 2013.“Jadi pimpinan pusat NU, Muhammadiyah, Alwasliyah serta ormas Islam lainnya akan menandatangani kesepakatan awal ramadhan dan begitu pula akhir ramadhan atau awal syawal. Karena itu tidak ada alasan untuk tidak mengikuti ketetapan pemerintah soal awal ramadhan dan awal syawal atau akhir ramadhan,” ucapnya.Pada kesempatan itu Kakanwil juga meminta agar seluruh aparatur Kementerian Agama di Kalteng untuk memakmurkan bulan suci ramadhan baik dengan kegiatan tadarus/nderes Alquran sebelum bekerja, tarweh keliling (tarling) maupun kegiatan amaliyah lainnya. (rahmat fauzi)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.053857 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 648770
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.